"JIKA PERS MERUGIKAN, JANGAN MAIN HAKIM SENDIRI, ADUKAN KE DEWAN PERS", pesan ini disampaikan oleh mediabanten.com dan Dewan Pers.

TERKINI

Tersangka Kasus Betonisasi Rp 3,5 Miliar Lebih Dari Satu Orang

REPORTER: 
teguh
EDITOR: 
ovinal

Serang—Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang memastikan tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan betonisasi Terate, Kabupaten Serang  - Banten Lama, Kota Serang sepanjang 900 meter, Rp3,5 miliar pada 2011, lebih dari satu orang. Namun untuk memastikan siapa saja tersangkanya, Kejari Serang masih menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Serang Trino Rahyudi mengatakan, tim dari BPKP masih terus melakukan perhitungan terkait jumlah kerugian negara. Bahkan, tim dari BPKP telah kembali mendatangi Kejari Serang untuk meminta berkas proyek jalan betonisasi Terate - Banten Lama.

“Untuk kelengkapan dalam audit, BPKP memerlukan dokumen kontrak dan dokumen lelang tentang kegiatan pembangunan jalan dan itu telah kami serahkan,” jelas Triono, senin (01/05/2013).

Menurut Triono, hasil penyidikan yang dilakukan oleh Kejari Serang diduga telah terjadi kerugian negara. Karena pengerjaan betonisasi jalan tersebut tidak sesuai spesifikasi. “Spesifikasi hasil pekerjaan tidak sesuai dengan Rencana Aanggaran Biaya (RAB). Mestinya bahan betonisasi K 350, namun beton yang dibangunkan kurang dari K 350,” ujarnya.

Namun Triono kembali tidak mau menyebutkan calon tersangka dalam kasus tersebut. Sebab setelah adanya hasil audit BPKB dan telah ditemukan kerugian keuangan negara maka pihak Penyidik akan kembali melakukan ekspos dihadapan jaksa-jaksa senior.“Setelah ada kerugian negara, tersangka baru akan kita umumkan, yang pasti lebih dari satu orang,” tegas Triono.

Triono mengatakan, saat initim penyidik juga telah memeriksa lebih dari 25 saksi dalam perkara tersebut. Beberapa saksi yang telah dimintai keterangan yaitu, Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Retno Prawati, Direktur PT Wijayandaru Utama Maman dan Direkrur PT Lulu Kaking, Lulu Kaking, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Mukhtar Sutanto. “Pemeriksaan terhadap saksi Retno, karena kapasitas saksi saat pelaksanaan proyek sebagai Profesional Hand Over (PHO) yang berwenang melakukan pemeriksaan terhadap hasil pelaksanaan proyek,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala DBMTR Provinsi Banten Sutadi, tidak mengetahui terkait proyek tersebut. Karena, saat dilakukan pembangunan jalan Terate – Banten Lama pada 2011 lalu, dirinya belum menjabat sebagai Kepala DBMTR Provinsi Banten. “Saya tidak mengetahui secara pasti terkait kasus ini,” ujar Sutadi, singkat. (teguh)  

 

 

ADVETORIAL

  • Wakil Gubernur Banten Rano Karno menyerukan Pengentasan Kemiskinan Pemprov Banten prioritaskan 8 program kerja yang perlu disikap dan menjadi keinginan bersama oleh berbagai pihak di Banten. dari 8 program kerja yang menguat salah satunya adalah pengentasan kemiskinan menjadi skala prioritas.

OPINI

Ada banyak sisi untuk melihat apa-apa saja problematika dan tantangan yang dihadapi pemuda Banten hari ini dan di masa depan. Saya ingin melihatnya dari satu sisi saja, yaitu pemuda sebagai obyek pasar.