TERKINI

BKD Banten Imbau Honorer Kategori-2 Segera Diumumkan

REPORTER: 
sp
EDITOR: 
mdika

Serang - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten menghimbau kepada BKD kabupaten/kota untuk segera mengumumkan nama-nama honorer yang masuk Kategori-2. Pasalnya, nama-nama tersebut akan didata Badan Kepegawaian Nasional (BKN) untuk kemudian diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Kepala BKD Provinsi Banten Opar Sohari mengatakan, himbauan pengumuman itu telah diinstruksikan langsung oleh BKN. Akan tetapi, karena di lingkungan Pemprov Banten tidak ada honorer yang masuk dalam K-2, maka pihaknya tidak mempunyai kewajiban untuk menjalankan instruksi tersebut.  “Di Lingkungan Pemprov Banten tidak ada honorer K-2, meski demikian kami menghimbau kepada BKD kabupaten/kota yang mempunyai tenaga honorer K-2 untuk segera diumumkan ke publik,” kata Opar, Minggu (10/6).

Kepala Bidang Pendayagunaan Aparatur Negara BKD Provinsi Banten, Ganis Diponegoro menambahkan, meski tidak mengetahui persis berapa jumlahnya, tapi ia meyakini tenaga honorer K-2 di kabupaten/kota mencapai ribuan. “Kami tidak tahu pasti berapa banyak dan dari kabupaten/kota mana saja. Karena, dari BKD yang ada di kabupaten/kota langsung melaporkannya ke BKN. Untuk di provinsi memang tidak ada, karena tidak ada usulan dari SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah,Red),” tutur Ganis.

Ia menjelaskan, untuk tenaga honorer kategori I (K1), biaya gaji bersumber dari APBN/APBD. Sedangkan, untuk kategori II biaya gaji bersumber dari non-APBN/APBD. Persyaratan lainnya masih sama dengan tenaga honorer K1, yakni diangkat pejabat yang berwenang, bekerja di instansi pemerintah, masa kerja minimal satu tahun pada 31 Desember 2005 dan masih bekerja hingga saat ini. Selain itu, usia sekurang-kurangnya 19 tahun dan maksimal 46 tahun terhitung per 1 Januari 2006.

“Untuk kriteria yang dibutuhkan sebagai tenaga honorer K-2 adalah harus berasal dari tenaga honorer yang diangkat mulai 2005 kebawah,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, BKN menghimbau BKD di seluruh wilayah untuk segera mengumumkan nama-nama tenaga honorer K-2 yang sudah didata. Tujuannya agar tenaga honorer mengetahui nasib mereka apakah termasuk sebagai tenaga honorer yang diusulkan atau tidak. (sp)

TEKNO

ADVETORIAL

  • Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Yuddy Crisnandi melakukan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tempat pelayanan pembayaran pajak kendaraan yang berada di lantai dua gedung Samsat Kota Serang, di Kecamatan Curug, Jumat (31/10).

OPINI

Apa implikasi rektrutmen pejabat berbagai level pemerintah setelah disahkan RUU ASN menjadi UU ASN?

Ginanjar Hambali*

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh dalam sambutan pada pelaksanaan upacara bendera memperingati HUT ke-69 Kemerdekaan Republik Indonesia, di kantor Kemdikbud, Minggu (17/08/2014) menyatakan